CEGAH CORONA DENGAN DISPENSER SABUN OTOMATIS, SMK MUH 2 TURI MAJU 10 BESAR LKTI NASIONAL UMY

Saat ini, kita sedang mengalami wabah yang sangat berpengaruh sekali terhadap kehidupan kita. Wabah tersebut bernama Virus Corona. Virus ini sudah mewabah sampai ke seluruh dunia. Dan berbagai upaya telah dilakukan untuk mencegah penyebaran virus ini. Upaya pencegahan yang bisa dilakukan seperti mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker. Diharapkan dengan melakukan disiplin untuk melakukan upaya pencegahan maka penyebaran virus ini tidak semakin meluas. 

Kami sebagai siswi SMK Muhammadiyah 2 Turi juga mau memberikan ide – ide kami dalam upaya pencegahan virus corona tersebut. Kami membuat sebuah karya ilmiah yang berjudul "Dispenser Sabun Otomatis". Penyebaran Virus Corona ini bisa melewati tangan yang saling bersentuhan. Oleh karena itu kami membuat alat Dispenser Sabun Otomatis dimana sabunnya akan keluar secara otomatis ketika tangan kita diletakkan di bawah sensor. Hal ini akan memudahkan bagi setiap orang yang akan mencuci tangan menggunakan sabun dikarenakan sabunnya keluar otomatis.

Baris - baris kalimat di atas ada dalam latar belakang penulisan Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional UMY yang ditulis oleh Tim “Sakura Nurse” dari SMK Muhammadiyah 2 Turi. Tim ini lewat penilaian yang sangat ketat dinyatakan lolos dan berhak maju ke babak selanjutnya LKTI Nasional UMY bersama kontestan lainnya dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan beberapa tim yang lainnya dari provinsi Bali, provinsi Jawa Timur, provinsi Palembang dan provinsi Lampung. Dari Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta diwakili oleh SMK Muhammadiyah 2 Turi, MAN 2 Yogyakarta, SMK 45 Wonosari dan MAN 3 Bantul. 

Tim yang diketuai Duwik Puji Lestari serta beranggotakan Eva Linda Calvina dan Jana Tausi Rifki dari Jurusan Keperawatan ini merasa tertantang untuk berperan serta dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah yang bertemakan “Technology For Better Future” yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. “Dispenser Sabun Otomatis" ini menggunakan sensor infra merah untuk mendeteksi tangan kita. Apabila tangan kita didekatkan di bawah sensor infra merah tersebut maka Arduino Uno akan memberikan perintah ke Motor Servo untuk berputar sehingga bagian atas botol sabun akan tertekan dan air sabun keluar. Dalam lomba LKTI UMY ini tim Sakura Nurse dibawah bimbingan dan arahan guru pendamping yang jago elektronik yaitu Bapak Ariyawan, S.T. Tim Sakura Nurse dalam waktu kurang lebih 2 minggu bekerja keras untuk mewujudkan Dispenser sabun 
otomatis tersebut. 

Dengan cara kerja yang praktis, alat ini  sangat dibutuhkan masyarakat di masa sekarang ini. Tempat - tempat pelayanan umum seperti sekolah, rumah sakit, perkantoran dan juga tempat ibadah seperti masjid dan mushola sangat terbantu dengan penemuan cerdas ini. Ada atau tidak adanya Corona, alat ini tetap dibutuhkan oleh masyarakat, karena cuci tangan dengan sabun merupakan bagian dari kebiasaan hidup sehat. Jadi, ke depan kita bisa menerima pesanan alat ini kalau ada yang berminat. SMK Muhammadiyah 2 Turi yang memiliki jurusan  utama Asisten Keperawatan dan Teknik Audio Video serta didukung oleh ektrakurikuler Robotik berusaha membuat karya teknologi yang bisa bermanfaat. Karya teknologi yang lain adalah Robot Line Follower dan instalasi solar system (Pembangkit Listrik Tenaga Surya Mini) pernah dibuat beberapa waktu yang lalu. 
(Dendie)